Colokan dan Stop Kontak Tipe J

Ditulis oleh Administrator3 pada Rabu, 11 Januari 2017 | Dilihat 2543 kali
Colokan dan Stop Kontak Tipe J

 

Bentuk Fisik Colokan dan Stop Kontak Tipe “J” dan Negara Pengguna

Colokan? Stop Kontak? Tentu itu adalah dua hal yang tidak asing bagi kehidupan anda. Terlebih saat ini, di dalam kehidupan kita tidak bisa terlepas dari yang namanya listrik. Plug dan socket listrik atau dalam bahasa sehari-hari dikenal dengan colokan dan stop kontak awalnya diciptakan oleh Harvey Hubbel dan dipatenkan pada tahun 1904. Karya Hubbel ini menjadi rujukan pembuatan plug dan soket setelahnya dan pada tahun 1915 penggunaannya semakin tersebar. Berbagai macam inovasi tentang pengembangan colokan dan stop kontak di beberapa negara menyebabkan kita saat ini dapat menjumpai berbagai macam colokan di pasaran. Setelah kita membahas mengenai colokan tipe I yang memiliki tiga bilah koneksi dengan bentuk pipihnya dan berbentuk segitiga dengan dasar lingkaran, lalu bagaimana dengan tipe J yang yang menjadi tipe lainnya dan memiliki tiga bilah berbentuk lingkaran? Lihat penjelasan berikut ini.

 

TIPE J

                Secara fisik plug ini memiliki tiga koneksi. Bila di tarik garis lurus dapat membentuk V dengan kemiringan 30°. Kedua pin yang sejajar digunakan sebagai pin fasa dan netral, sedangkan satu pin ditengahnya berfungsi sebagai grounding. Bila diukur, diameter pin tersebut 4 mm dan panjangnya 19 mm. Bila dilihat lebih seksama, pin fase dan netral ini memiliki isolasi sedangkan pada pin grounding tidak memiliki isolasi. Isolasi ini berfungsi sebagai pengaman bagi pengguna agar tidak kesetrum saat pin ini masuk ke stop kontaknya.

Bentuk outlet atau stop kontaknya adalah seperti ini :

Sepintas colokan tipe ini hampir mirip dengan colokan dengan tipe C. Perbedaannya adalah pada tipe C hanya memiliki 2 pin sebagai pin fase-netral dan tidak memiliki pin grounding di tengah. Bila anda memiliki colokan tipe C maka akan cocok bila dipasangkan pada stop kontak tipe J.

Sedangkan bila dibandingkan dengan tipe N, jumlah pin dan posisi pin colokan dan stop kontaknya sangat mirip. Akan tetapi tipe J dan tipe N ada perbedaan dikarenakan pin grounding pada tipe J jaraknya jauh lebih panjang dibandingkan dengan pin fasa-netralnya.

 

Negara Pengguna Stop Kontak dan Colokan Tipe J

Tipe colokan ini di gunakan di negara Swiss dan Liechtenstein. (Klik “disini” untuk melihat daftar lengkap negara pengguna colokan Tipe J).

 

Kemampuan Hantar Arus dan Beberapa Perbedaan di Beberapa Negara

Di negara Swiss sendiri memiliki standar yang dijelaskan di SEC 1011. Kapasitasnya sampai sebesar 10A. Bila digunakan pada peralatan listrik yang melebihi 10A maka sebaiknya gunakan tipe colokan lain yang sesuai dan aman, seperti yang digunakan pada colokan standar industri.

 

Simbol

Simbol grafis ini adalah standar yang digunakan pada gambar arsitektur dan single line diagram untuk mewakili soket. Standar symbol ini digunakan untuk memberikan presepsi yang sama antara pembaca dan penulis/desiner.

Soket listrik umum

Multi Soket

Soket untuk telekomunikasi

Referensi

  • AS/NZS 1102.111:1997 - Graphical symbols for electrotechnical documentation
  • IEC 60617-11:1996 - Graphical symbols for diagrams

Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda.

Salam,

FP – Electrical Dept

Rubrik FreezPageInfoPromoDiskon.com

Kembali ke :

Daftar Colokan      

Daftar Negara

Tag: info pendidikan

 
;
;

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer