Colokan dan Stop Kontak Tipe A

Ditulis oleh Administrator3 pada Rabu, 11 Januari 2017 | Dilihat 6129 kali
Colokan dan Stop Kontak Tipe A

 

Bentuk Fisik Colokan dan Stop Kontak Tipe A dan Negara Pengguna

Colokan? Stop Kontak? Tentu itu adalah dua hal yang tidak asing bagi kehidupan anda. Terlebih saat ini, di dalam kehidupan kita tidak bisa terlepas dari yang namanya listrik. Plug dan socket listrik atau dalam bahasa sehari-hari dikenal dengan colokan dan stop kontak awalnya diciptakan oleh Harvey Hubbel dan dipatenkan pada tahun 1904. Karya Hubbel ini menjadi rujukan pembuatan plug dan soket setelahnya dan pada tahun 1915 penggunaannya semakin tersebar. Berbagai macam inovasi tentang pengembangan colokan dan stop kontak di beberapa negara menyebabkan kita saat ini dapat menjumpai berbagai macam colokan di pasaran. Lalu, bagaimana ciri-ciri dari colokan dan stop kontak tipe A ? Lihat penjelasan berikut ini.

 

Bentuk Fisik

Jika anda ingin berkunjung ke Jepang, maka anda harus siap untuk bertemu dengan jenis colokan di atas. Jenis ini merupakan colokan tipe A dengan dua lempeng saling berdekatan sebagai konektornya. Colokan ini merupakan colokan kelas II dengan standar dua cabang paralel datar. Standar ini dikenal sebagai NEMA 1-15 dan diciptakan pada tahun 1904 oleh Harvey Hubbell II. Untuk bagian fisik, colokan ini memiliki dua koneksi dengan ketebalan 1,5 mm dan dengan panjang 15,9 - 18,3 mm serta terpisah dengan jarak 12,7 mm.

Pada umumnya, jika anda menjumpai colokan tipe A, anda akan mengetahui bahwa colokan ini terpolarisasi dan hanya dapat dimasukkan satu cara karena dua koneksi yang ada tidak memiliki lebar yang sama. Bilah yang terhubung ke netral memiliki lebar 7,9 mm dan bilah yang panas memiliki lebar 6,3 mm lebar. Jika dilihat dengan saksama, tipe A dan tipe B sama-sama memiliki steker dua cabang datar dengan lubang di dekat ujung. Dalam beberapa kasus, anda akan menemukan bahwa beberapa colokan tipe A telah memiliki benjolan pada kedua bilahnya. Benjolan yang masuk ke dalam stop kontaknya ini, dapat mencegah steker tergelincir keluar dari stop kontaknya karena berat steker dan kabel. Ciri fisik lainnya yang bisa anda lihat dari colokan tipe A dimana colokan ini tidak terisolasi, yaitu dua koneksinya tidak memiliki penutup hitam pada konektor seperti jenis tipe C, tipe G, tipe I, tipe L atau tipe N.

 

Sedangkan untuk bentuk outlet atau stop kontaknya adalah sebagai berikut :

Gambar di atas merupakan bentuk dari stop kontak yang untuk colokan tipe A. Untuk lebih jelasnya, tipe ini memiliki spesifikasi seperti :

  • 2 pin dengan standar NEMA 1-15 (North American 15 A/ 125 V) Plug jenis A juga dapat digunakan pada soket jenis tipe B.
  • JISC 8303, Class II (Japanese 15 A/ 100 V) merupakan standar colokan dan stop kontak di Jepang yang sama dengan tipe A serta harus lulus uji MITI (Ministry of International Trade and Industry) dan JIS (Japanese Industrial Standards).

 

Negara Pengguna Stop Kontak dan Colokan Tipe A

Tipe colokan dan stop kontak A merupakan tipe perangkat listrik yang banyak tersebar dan digunakan oleh negara-negara di Benua Amerika, China, Australia, Jepang, Bangladesh, Bolivia, Brazil, dan negara-negara lainnya.

 

Simbol

Simbol grafis ini adalah standar yang digunakan pada gambar arsitektur dan single line diagram untuk mewakili soket. Standar symbol ini digunakan untuk memberikan presepsi yang sama antara pembaca dan penulis/desiner.

Soket listrik umum

Multi Soket

Soket untuk telekomunikasi

Referensi

  • AS/NZS 1102.111:1997 - Graphical symbols for electrotechnical documentation
  • IEC 60617-11:1996 - Graphical symbols for diagrams

 

Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda.

Salam,

FP Electrical Dept

Rubrik FreezPage - InfoPromoDiskon.com

 

Kembali ke :

Daftar Colokan

Daftar Negara

Tag: info pendidikan

 
;
;

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer