Temperature Controller Module

Ditulis oleh Administrator3 pada Kamis, 04 Oktober 2018 | Dilihat 5306 kali
Temperature Controller Module

 

Pemasangan Temperature Controller

Kontributor: Ir. Triyatna (OTOMADAC)

Asalammualaikum... semoga dalam keadaan baik.

Kali ini kita akan belajar tentang temperature control dan bagaimana cara pemasangannya..

Fungsi dan Pengggunaan

Temperature controller adalah part (module) yang berfungsi melakukan pengaturan temperature (suhu)

Dipakai dimana? banyak sekali misal.... Mesin2 pemanas (Oven), mesin2 pendingin (cooler), pembaca temperature ruang... dan lain-lain

Baca juga:

Jenis Simbol Switch Pada 1 Pole Circuit Breakers Berdasarkan Standar Internasional

Part Tambahan Sebagai Pendukung

Temperature tidak bisa bekerja sendiri krn harus ada part2 tambahan sebagai pendukungnya.

Silahkan lihat gambar: ..

  1. (A) Temperature control (sebagai pengontrolan)
  2. (B) Sensor temperature (sebagai pegindera)
  3. (C) Relay, Contactor, SSR sebagai pemutus daya antara part pemanas (heater) atau part pendingin (Refrigerant compressore).
  4. (D) Heater (part yang dikontrol)

Part Pendukung Temperature Controller

Baca juga:

Saklar Listrik - Simbol dan Prinsip Kerjanya

Sistem Koneksi Pengontrolan Panas

Perhatikan sistem koneksi yang saya buat sebagai pengontrolan panas pada gambar diatas.

Cara kerja:

Setelah seluruh part terpasang, maka Sensor akan mendeteksi temperature aktual (yang sedang berlangsung).

Misal temperatur actual 38C sedang kan setting temperature target 200C, maka temperature control akan menghidupkan Relay sehingga heater akan ON.

Setelah temperature tercapai maka temperature controller akan mematikan Relay, dan seterusnya.

Petunjuk Pin Temperature Controller

Berikut adalah petunjuk pin dari temperature controller:

Lihat gambar:

Sistem Koneksi Temperature Controller

Pin 1-2 : Control output

RX = Terdapat relay didalam module

QX = Output nya adalah tegangan 0-12VDC

CX = Outputnya adalah arus 20mA

QQ = Outputnya adalah tegangan 2 buah utk SSR

CQ = Outputnya adalah arus dan tegangan

Pin 4-5-6 : Input sensor

TC = Input model thermocouple

PT = Input model PT100 / PT1000

I = Input model arus 4-20mA

V = Input model tegangan 0-5VDC/ 0-10VDC

Pin 7-8-9-10 : Auxilary contact (aktifkan di parameter)

Pin 11-12 : Input power supply. ada 2 jenis power supply yg bisa dipilih 100-220VAC atau 24 VDC.

Temperature Controller Omron

Temperature Controller Omron

Semoga bisa bermanfaat..

Salam :)

Ir. TRIYATNA

081377446019

Email :triyatna.ir@gmail.com;otomad4c@gmail.com

OTOMASI MAJU DAYA CIPTA (OTOMADAC)

ANDA ALAMI MASALAH KELISTRIKAN???

CARI SAJA PELAYANAN JASA LISTRIK DI

APLIKASI IPD Belajasaku..

DOWNLOAD KLIK LOGO DIBAWAH INI

Tag: listrik

 
;
;

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer