Profile Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan

Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan

Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan

Kutuju Manggrove di Jembatan Cinta

Provinsi Bangka Belitung memang banyak memiliki surga tersembunyi bagi siapapun yang ingin mengunjunginya. Begitu kita mendengar wisata di daerah Bangka Belitung, yang pertama kali terlintas di benak kita adalah destinasi wisata air seperti Danau Kaolin Air Bara, Geowisata Batu Belimbing Toboali, dan beberapa wisata lainnya. Dari berbagai kota dan kabupaten yang ada, kali ini kita akan bergerak menuju Kota Toboali dari Kota Pangkal Pinang. Kabupaten yang mengusai sebagian pantai Timur Bangka ini beribukota di Koba. Perjalanan ke Kota Toboali akan memakan waktu kurang lebih 2,5 jam dengan mengendarai kendaraan bermotor berjarak 125 km dari ibukota provinsi. Kemana kita akan menuju? Kita akan mengunjungi satu wisata alam yang sedang hits di kalangan masyarakat Kabupaten Bangka Selatan, yakni kawasan Hutan Mangrove Desa Tukak sekaligus Wisata Jembatan Cinta yang ada di Desa Tukak, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan.

Tarif Masuk & Jam Buka Hutan Mangrove Desa Tukak

Hutan Mangrove Desa Tukak yang terletak di Kabupaten Bangka Selatan ini tidak memiliki jam buka seperti pada umumnya. Jadi anda bisa datang pada pagi hari maupun sore hari, namun jika anda ingin berfoto dengan view yang bagus, sebaiknya anda datang pada pagi hari saat cuaca cerah dan pada sore hari saat langit mulai menunjukan keteduhannya dan matahari akan kembali ke peraduannya atau dikenal dengan istilah sunset. Jika anda ingin berkunjung, maka anda tidak perlu membeli tiket masuk, alias gratis sebab untuk saat ini Hutan Mangrove Desa Tukak belum menerapkan kebijakan tersebut.

Berwisata ke Hutan Mangrove Desa Tukak

Hutan Mangrove Desa Tukak, adalah suatu destinasi wisata yang tergolong masih baru dan masih dalam pengembangan lebih lanjut, dengan konsep wisata Hutan Mangrove dan juga dengan tersedianya Jembatan Cinta membuat tempat wisata ini akan semakin menarik minat para pengunjung lokal maupun mancanegara, termasuk anda. Agar anda dapat mencapai tempat ini, maka pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat. Jarak tempuh yang harus dilewati berkisar sekitar 30 menit dengan jarak ± 25 km dari pusat kota Toboali, Bangka Selatan. Apakah Jembatan Cinta dan Hutan Mangrove Desa Tukak ini berada di satu kawasan? Lokasi wisata Jembatan Cinta sendiri berada di pinggiran pesisir Pelabuhan Desa Tukak, Kecamatan Tukak Sadai,Kabupaten Bangka Selatan yang berdekatan dengan Hutan Mangrove Desa Tukak.

Dari gerbang Desa Tukak, anda dan rekan bisa mengikuti jalan lurus yang menuju langsung ke lokasi. Tempat wisata di Kepulauan Bangka Belitung ini tepatnya berada di Desa Tukak yang masih di dalam wilayah Kecamatan Tukak Sadai. Sejak diresmikan oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, kawasan Wisata Hutan Mangrove Desa Tukak tercatat dikunjungi oleh ribuan wisatawan lokal yang juga disebut sebagai Desa Wisata Daur Ulang ini. Selain itu, ada juga beberapa wisatawan mancanegera serta wisatawan dari luar Bangka Belitung. Jika anda masuk ke area Wisata Mangrove Desa Tukak, anda tidak akan dikenakan biaya apapun sebagai pengunjung. Biasanya, pengelola hanya akan menarik biaya parkir.

Selain memiliki peran penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem alam dan area konservasi khususnya di Provinsi Bangka Belitung, hutan mangrove juga dapat dijadikan tujuan wisata seperti Hutan Mangrove Desa Tukak. Sebenarnya, apa manfaat hutan mangrove bagi daerah pesisi? Di kawasan pesisir, pelestarian hutan mangrove sangat penting untuk dilakukan. Tanaman mangrove atau dikenal dengan nama bakau dapat menjadi pelindung garis pantai dari abrasi atau pengikisan oleh air laut dan sebagai peredam gelombang besar. Terdapat banyak titik foto pada objek wisata ini yang mungkin sudah banyak dan mudah anda temui di berbagai media sosial, seperti instagram, twitter, hingga facebook.

Begitu turun dari kendaraan, suasana pedesaan yang asri dan alami akan menyambut para pengunjung menuju Jembatan Cinta dan Wisata Mangrove. Salah satu spot yang tidak boleh dilewatkan ialah jembatan penghubung bernama “Jembatan Cinta” yang membentang di pinggiran bibir pantai. Jembatan ini diibaratkan sebagai gerbang masuk ke Hutan Mangrove Desa Tukak. Titik ini merupakan spot favorit di kawasan wisata mangrove. Di jembatan ini, jangan lupa siapkan kamera agar anda dan rekan dapat mengabadikan momen dengan berfoto berdiri di depan pintu gerbang maupun duduk bersantai di sisi kanan dan kirinya sembari menikmati pemandangan laut ditemani dengan deburan ombak.

Jembatan yang berbahan beton ini memiliki panjang 13,5 meter, dan keberadaan Jembatan ini sendiri diharapkan pemerintah desa setempat bisa menambah potensi pariwisata di Kabupaten Bangka Selatan. Kenapa jembatan ini diberikan nama Jembatan Cinta? Karena, masyarakat bermaksud ingin memberikan makna cinta, seperti cinta dengan alam, cinta dengan lingkungan, dan cinta dengan kedamaian, dimana semuanya akan bermuara pada cinta kita terhadap alam seperti Hutan Mangrove Desa Tukak dan cinta terhadap sesama. Sebab, dengan kedamaian, maka semuanya bisa berjalan sebagaimana semestinya.

Sambil menyusuri jembatan kayu berpagar yang dibangun sebagai trek area wisata, anda dan rekan akan dijamu dengan kesejukan rimbunnya hutan mangrove yang membentang di pinggiran bibir pantai, mulai dari mangrove kecil bak jarum besar hingga mangrove dewasa yang memberikan kesegaran udara bagi kita saat menghirup udara di tempat ini. Jika anda ingin bersantai seraya ditemani dengan rimbunan dedaunan mangrove, maka di dalam hutan ini juga terdapat saung-saung dan meja kursi kayu yang dapat digunakan jika anda ingin lebih lama bercengkrama dengan alam. Hutan Mangrove Desa Tukak merupakan hutan yang menjadi bagian dari aliran Sungai Banten dan dibangun lewat gerakan gotong royong para pemuda Karang Taruna sehingga menjadi lebih cerah dan indah untuk dikunjungi.

Sebaiknya, anda datang ketika matahari mulai kembali ke peraduannya, sebab anda bisa melihat langsung dari bibir pantai saat matahari akan tenggelam, dan jangan lupa untuk mengabadikan momen tersebut. Jika anda ingin menjelajahi hutan bakau, maka dari bibir dermaga anda bisa menyewa perahu motor untuk menembus hutan mangrove. Dengan mengeluarkan biaya sewa sebesar Rp 100.000, anda akan dibawa menyaksikan keeksotisan pohon mangrove dari dekat. Paling tepat, anda bisa datang ke Hutan Mangrove Desa Tukak pada bulan tiga atau empat. Sebab, biasanya di tanggal lima bulan delapan, jam 10 air laut sudah pasang. Sebagai destinasi wisata yang baru, sebaiknya anda segera berkunjung ke tempat ini, menyaksikan bagaimana hijaunya sang mangrove bersama sang fajar yang kembali ke peraduannya.

Transportasi Menuju Hutan Mangrove Desa Tukak

Kendaraan Pribadi

Jika memulai perjalanan dari Pangkal Pinang (Ibukota Provinsi Bangka Belitung) – Ikuti Jalan Permata – ke Jalan Sukarno-Hatta – Jalan Pangka; Pinang-Namang – Jalan Raya Sungkap – Jalan Namang-Koba – Jalan Kenanga Atas – Jalan Raya Gadung – Jalan Raya Keposang Toboali – Jalan Raya Sadai – Jalan Raya Desa Tukak – Gang Kepiting – Di Sebelah Kanan Hutan Mangrove Desa Tukak. Waktu tempuh dari Pangkal Pinang jika tanpa hambatan macet sekitar 2 jam 40 menit / 147 Km.

 

Jika memulai perjalanan dari Kota Koba, maka anda bisa memulai perjalanan dari Jalan Jend. Sudirman – Jalan Namang-Koba – Jalan Raya Gadung – Jalan Raya Keposang Toboali – Jalan Raya Sadai – Jalan Raya Desa Tukak – Gang Kepiting – Di Sebelah Kanan Hutan Mangrove Desa Tukak. Waktu tempuh dari Kota Koba jika tanpa hambatan macet sekitar 1 Jam 40 menit / 91 Km.

 

Lihat Peta :

Lokasi Hutan Mangrove Desa Tukak

Informasi tempat wisata dan lainnya bisa di akses dengan mudah menggunakan aplikasi IPD Belajasaku,bisa di pilih sesuai propinsi.Bagi pengguna android silahkan downlod klik logo di bawah ini

Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan
Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan
Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan
Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan
Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan
Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan
Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan
Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan
Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan
Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan
Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan
Hutan Mangrove Desa Tukak, Toboali - Bangka Selatan