Profile Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak

Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak

Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak

Vihara Bodhisatva Karaniya Metta - Pontianak


 

Vihara Bodhisatva Karaniya Metta atau dikenal dengan sebutan Kelenteng Tiga/ Thian Hou Keng terletak di Komplek Pasar Kapuas Indah, Jalan Sultan Muhammad No. 33, Kelurahan Darat Sekip, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.

Di atas gapura masuk vihara, tertuliskan tahun 1829 M sebagai periode berdirinya vihara ini. Nuansa merah begitu mendominasi hampir di sebagaian besar bangunan mulai dari gerbang masuk hingga bagian interior dari vihara ini.

Begitu kaki melangkah masuk ke dalam vihara ini, nuansa religius dan filsofis begitu terasa. Ditambah dengan pintu-pintu berornamen para dewapun terbuka dengan keindahan dan maknanya.

 

Jam Buka Vihara Bodhisatva Karaniya Metta

       Vihara Bodhisatva Karaniya Metta ini dibuka setiap hari mulai dari jam 07:00 sampai dengan jam 17.00, telepon (0561) 31342. Pada hari-hari besar, vihara ini buka sedikit lebih lama dari biasanya.

 

Deskripsi Bangunan Vihara Bodhisatva Karaniya Metta

 

Di awal kita melangkahkan kaki menuju ke dalam gapura, kita akan disambut dengan 3 gapura utama, yang di atasnya bertuliskan tahun 1829 M sebagai periode awal dibangunnya vihara ini. Warna merah menyambut kedatangan sebagai simbol dari rasa gembira dan kesejahteraan.

Di depan vihara, terdapat tempat Pot Sembahyang Dewa Langit yang pertama kali berada di sana, sekitar tahun 1673 M, pada masa Mancuria bertahta Raja Khan Hi (1662-1772).

Kemudian, di atasnya terdapat pot yang lebih besar, letak keduanya tepat berada di halaman depan begitu kita masuk vihara. Tepatnya, di atasnya tertuliskan Thie Tie Pe Bo.

Di sisi lainnya, juga terdapat tempat meletakkan dupa atau gaharu yang dibawa oleh Raja Khang Hie (1662-1722) pada tahun 1673 M.


Vihara ini memiliki tiang dan rangka pusaka bangunan berwarna merah dan emas dengan kayu belian sebagai dasarnya. Pintu-pintu berornamen para dewapun menyambut dengan keunikannya. Pintu-pintu tersebut terbagi menjadi tiga pintu utama, yang berlukiskan gambar dewa-dewa Khong Hu Chu.

Begitu masuk ke dalam vihara, maka bunyi Lonceng Tua Pek Kong yang konon dibawa pada tahun 1789 pada masa Raja Khen Long akan dibunyikan/dipukul oleh seorang penjaga vihara yang sangat dipercayai oleh pemilik yayasan.

 

Setelah lonceng tua dibunyikan, maka keheningan pun hilang, pertanda bahwa ada yang mengunjungi dan akan berdoa di dalam vihara.

Di dalam vihara, akan terlihat lampion-lampion indah etnis Tionghoa yang bergelantungan di dalam tiang-tiang atap.

Uniknya, tiang-tiang di dalam vihara dan pada bagian atap tersebut tidaklah disambung menggunakan paku, namun hanya menggunakan pasak.

Dahulu, lantai vihara ini menggunakan kayu biasa, namun setelah beberapa kali dilakukan pemugaran, maka beberapa bagian vihara ini telah diganti.

Satu di antaranya pada tahun 1906, di mana vihara direnovasi menjadi tiga bagian utama yang terlihat saat kita memasuki bagian dalam vihara, yaitu bagian Dewi Samudera (Ma Cou), Tua Pek Kong, Na Ta Cie Ce, karena hal inilah kemudian vihara ini juga disebut dengan Kelenteng Tiga.


       Pada masing-masing bagian dari vihara ini, maka akan terdapat 3 bagian tempat untuk berdoa, dengan perbedaannya masing-masing.

Akan terdapat beberapa lukisan interior yang masih asli, bahkan sejak pertama kali berdiri, seperti lukisan Dewi Kwan In, Tee Cong Ong Po Sat (Bodhisattva Ksitigarbha) dan lukisan lainnya yang masih dipertahankan hingga saat ini.

Lukisan pada altar dan dinding tersebut memiliki makna tentang filosofi ajaran kehidupan masyarakat Tionghoa.

Ada yang unik?


Vihara Bodhisatva Karaniya Metta menyimpan keunikan tersendiri, ketika kita memasuki pintu vihara, maka kita akan disuguhkan dengan sebuah patung dewa yang dikelilingi oleh katak berwarna hijau dan berada di atas kolam.

Pada patung tersebut, terdapat jalan kecil yang dimulai dari bawah dan menuju ke atas (patung dewa). Ada cerita unik di balik bangunan tersebut, yaitu jika kita memfoto bangunan itu, maka jalan kecil pada bangunan akan seperti salju, di mana terdapat warna putih yang seakan-akan menutupi permukaan jalan tersebut.

Penasaran? Silahkan dibuktikan sendiri.

 

Vihara ini ramai dikunjungi pada tanggal 1 dan 15 menurut penanggalan Imlek, sebab hari tersebut merupakan hari besar bagi masyarakat Tionghoa Kota Pontianak.

Para pengunjung bukan hanya dari Kota Pontianak, namun ada yang berasal dari luar kota maupun luar negeri. Dalam kesehariannya, vihara ini tidak pernah sepi, karena setiap beberapa menit akan terdengar bunyi pukulan Lonceng Tua Pek Kong sebagai tanda kepada “penghuni surga” bahwa ada umat-Nya yang datang untuk berdoa.

 

Transportasi Menuju Vihara Bodhisatva Karaniya Metta

Kendaraan Pribadi

       Jika memulai perjalanan dari Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, maka anda bisa memilih untuk melewati Jalan Jend. Ahmad Yani – Jalan Daya Nasional – Jalan Imam Bonjol – Jalan Tanjung Pura – Jalan Barito – Belok Kiri ke Jalan Sultan Muhammad.

Waktu tempuh dari Bandara Supadio sekitar 32 menit / 17,3 Km.

 

Kembali ke:

Wisata di Pontianak

Wisata di Kalimantan Barat

Wisata di Nusantara

Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak
Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak
Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak
Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak
Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak
Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak
Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak
Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak
Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak
Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak
Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak
Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Vihara Bodhi Paramasya Metha) Pontianak

Kirim Review

Nama
Email
No. HP
Rating
Review
Gambar
Kode unik refresh