Kenaikan Biaya Pengurusan STNK, BPKB, TNKB, dan SKCK Per 6 Januari 2017

Ditulis oleh Administrator2 pada Jumat, 06 Januari 2017 | Dilihat 1424 kali
Kenaikan Biaya Pengurusan STNK, BPKB, TNKB, dan SKCK Per 6 Januari 2017

 

Tarif Baru Penerbitan dan Pengurusan Dokumen Kendaraan Bermotor dan SKCK

Infopromodiskon.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan menetapkan tarif baru terkait biaya penerbitan dan pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), dan SKCK serentak secara nasional dimulai pada tanggal 6 Januari 2017.

 

Pemberlakuan kebijakan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 2 Desember 2016, menggantikan PP Nomor 50 Tahun 2010 yang berlaku sebelumnya. Aturan PP Nomor 60 Tahun 2016 ini sudah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM pada 6 Desember lalu dan akan berlaku 30 hari usai diundangkan, yaitu esok hari (Jumat, 6 Januari 2017).

 

Dengan berlakunya PP Nomor 60 Tahun 2016 ini, terdapat kenaikan tarif untuk sejumlah biaya pengurusan administrasi kendaraan, seperti STNK, BPKB, dan TNKB serta terdapat penambahan jenis SIM golongan C I dan C II. Surat Izin Mengemudi (SIM) C I diperuntukan bagi kendaraan dengan kapasitas mesin 250 cc ke atas dan SIM C II untuk kendaraan dengan mesin lebih dari 500 cc.

 

Biaya penerbitan STNK naik 3 kali lipat dari sebelumnya. Sedangkan untuk pembuatan SIM baru, SIM A, SIM B I, dan B II dikenakan biaya Rp. 120.000. Sedangkan SIM C, C I, dan C II biayanya Rp. 100.000. SIM D dan SIM D I dikenakan biaya Rp. 50.000. Kenaikan juga terjadi pada penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dengan kenaikan sebesar 100 persen atau dua kali lipat, untuk kendaraan roda dua atau tiga biayanya menjadi Rp. 60.000 dari sebelumnya Rp. 30.000, dan roda empat menjadi Rp. 100.000 dari biaya sebelumnya sebesar Rp. 50.000. Kenaikan paling besar terjadi pada penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), untuk roda dua menjadi Rp. 225.000 dari sebelumnya Rp. 80.000 sedangkan roda empat atau lebih menjadi Rp. 375.000 dari sebelumnya sebesar Rp. 100.000.

 

Jika anda ingin memiliki pelat nomor kendaraan sendiri, anda akan dikenakan biaya paling murah sebesar Rp. 5.000.000,- dengan pelat nomor empat angka dan diikuti huruf di belakangnya. Biaya paling mahal sebesar Rp. 20.000.000,- untuk pelat nomor satu angka tanpa huruf di belakangnya. Sedangkan untuk tarif pengurusan SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian berdasarkan PP Nomor 60 Tahun 2016, mengalami kenaikan 3 kali lipat, dari sebelumnya Rp. 10.000 menjadi Rp. 30.000. Berikut daftar tabel kenaikan biaya sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 :

 

 

 

 

 

Tag: info promo finansial

 
;
;

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer