Kelebihan dan Kelemahan Fuse atau Sekering

Ditulis oleh Administrator2 pada Senin, 03 Juli 2017 | Dilihat 18572 kali
Kelebihan dan Kelemahan Fuse atau Sekering

 

Definisi Fuse

Sekering/sekring atau biasa di sebut dengan fuse adalah komponen listrik yang melindungi peralatan listrik utama dari arus beban lebih dan short circuit (hubung singkat). Fuse ini akan putus/rusak lebih awal sebelum arus beban lebih dan short circuit/hubung singkat berdampak pada peralatan listrik.

 

Konstruksi Fuse

Gbr. Konstruksi Fuse

 

Filler Material: Media pendingin. Ketika terjadi beban lebih akan menimbulakan panas pada element. Panas ini akan di serap oleh filler material sehingga panas yang ditimbulkan dari kondisi overload atau beban lebih bisa di redam. Filler material ini berbentuk pasir silica.

Elemen: Konduktor yang telah dikalibrasi dan terpasang di dalam sekering, dimana akan meleleh saat mengalami arus yang berlebihan. Bagian ini tertutup oleh badan sekering dan mungkin dikelilingi oleh media pendinginan busur seperti pasir silika. Bagian ini terkadang disebut sebagai link.

Fast-Acting Fuse: Ini adalah sekering tanpa ada waktu-delay yang dirancang untuk bekerja dalam kondisi overload. Kadang-kadang disebut sebagai "sekering elemen tunggal" atau "sekering non-delay".

Ferrule: Terminal kuningan, tembaga atau tembaga dari sekering dengan rating amp sampai 60 ampere. Terminal silinder ini terdapat di setiap ujung sekring dan masuk ke klip sekering.

Baca juga:

"Menentukan Kebutuhan Daya Listrik Pada Rumah Tinggal Berdasarkan PUIL"

 

Klasifikasi Rating Fuse

UL (Underwriters Laboratories) mengelompokkan fuse ini dalam grup arus terbatas dan arus tidak terbatas berdasarkan operasional dan konstruksi karakteristiknya masing-masing.

Standar UL ini juga mengatur standar ukuran/dimensi dan rating kerja fuse. Tujuan adanya standarisasi ukuran dan rating fuse ini adalah bila terdapat kerusakan pada fuse yang ada maka penggantinya akan sama dengan aslinya, sehingga tidak mengubah secara fisik rumah fuse yang sudah terpasang saat ini. Berikut ini adalah table fuse di bagi dalam beberapa ukuran sesuai dengan UL standar.

 

Tabel. Rating fuse

Berikut ini adalah logo produk yang telah ikut dalam UL standar. Simbol ini biasanya terdapat pada data sheet.

Gbr. Simbol UL Standar

Perbandingan Fuse dengan MCB

Pada dasarnya fuse dan MCB (Miniature Circuit Breaker) memiliki kesamaan fungsi sebagai proteksi arus lebih dan hubung singkat. Akan tetapi secara fisik fuse ini memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan. Berikut adalah kelebihan dan kelemahan dari fuse:

Kelebihan

  • Biaya pembuatan fuse murah sehingga harga jual juga murah
  • Dari sisi kehandalan, sekring tidak memiliki bagian yang bergerak seperti MCB sehingga tidak ada part yang mengalami aus atau terkontaminasi oleh debu atau minyak.
  • Perawatan yang minim dimana sekring tidak memerlukan rekalibrasi secara berkala seperti hanlnya beberapa perangkat pelindung arus listrik elektromekanis
  • Bila di tinjau dari usia sekring, kecepatan respon tidak akan melambat atau berubah. Karena itu kemampuan sekering untuk memberikan perlindungan tidak akan terpengaruh oleh berlalunya waktu.

Kelemahan

  • Sekering pembatas arus tegangan rendah dengan rating yang paling rendah (<600 volt) memiliki rating interupsi hingga 200.000 amp (200kA), sedangkan MCB dapat memiliki rating yang lebih tinggi.
  • Tidak dapat dipakai lagi setelah rangkaian terjadi hubung singkat atau arus lebih
  • Perlu banyak spare fuse untuk mengganti fuse yang putus

Baca juga:

"Kode IP Pada Peralatan Listrik"

 

Identifikasi Label pada Fuse

Pada umumnya fuse di berikan label pada bodi atau pada tutup/ferrule dengan tujuan menyampaikan informasi kepada pengguna mengenai spesifikasi teknis yang terkandung pada fuse ini.

Ada beberapa fuse dengan identifikasi label ratingnya ditulis secara jelas, akan tetapi ada beberapa fuse yang menggunakan kode tertentu untuk merepresentasikan spesifikasi teknis. Pada kasus ini maka pengguna harus membuka data sheet untuk melihat spesifikasi fuse tersebut. Secara umum spesifikasi yang disampaikan antara lain:

  • Ampere rating dari sekring
  • Nilai voltase sekering
  • Timecurrent karakteristik, yaitu kecepatan kerja sekring
  • Persetujuan atau legalitas dari badan standar nasional dan internasional
  • Produsen/part number/nomer seri
  • Breaking capacity

Gbr. Name Plate Fuse

Bagaimana cara membaca kapasitas rating fuse akan kami bahas pada artikel lain karena tiap pabrikan akan mempunyai cara penulisan yang berbeda-beda.

Simbol Fuse

Penggambaran symbol fuse ini juga diatur dalam standar internasional, yaitu pada standar IEEE 315-1975, ANSI Y32.2-1975 dan CSA Z99-1975.

Berikut ini adalah symbol fuse secara umum.

Gbr. Symbol fuse

Baca juga:

"Saklar Listrik - Simbol dan Prinsip Kerjanya"

 

Saklar Listrik - Simbol dan Prinsip Kerjanya
Saklar Listrik - Simbol dan Prinsip Kerjanya

Perbandingan Fast Acting dan Slow Blow

Seringkali timbul pertanyaan : Apa bedanya antara quick/fast acting fuse dengan slow blow fuse bila di tinjau dari aplikasi dan performanya?

Definisi Fast Acting Fuse dan Slow Blow Fuse

Slow Blow Fuse didefinisikan sebagai sebuah fuse yang dapat mentoleransi suatu kondisi tegangan lebih dalam periode waktu yang singkat tanpa mengalami kerusakan. Hal ini berarti ketika terjadi perubahan tegangan listrik yang tiba-tiba, suatu slow blow fuse tidak bekerja atau putus dengan segera, tetapi dapat menahan arus yang tinggi untuk sementara waktu. Sehingga memberikan kita waktu untuk melakukan sesuatu.

Sebaliknya, Fast Acting Fuse adalah sebuah fuse yang melebur seketika ketika tegangan dengan daya yang tinggi melauinya. Fuse ini adalah fuse yang sering dijumpai pada peralatan elektronik.

 

Penggunaan Slow Blow Fuse dan Fast Blow Fuse

Pada umumnya sekering Slow Blow ini di pakai pada motor-motor listrik industry. Ketika motor listrik ini dinyalakan, terjadi asutan arus start yang tinggi dan sesaat di atas arus nominalnya. Saat inilah arus start listrik itu melewati sekering. Lonjakan arus start saat motor listrik tersebut starting hingga 7 kali arus nominalnya. Perlu di gunakan tipe sekering slow blow supaya dapat meredam arus start ini akan tetapi sekering ini tidak putus.

Sekering Fast Blow ini pada umumnya dipakai pada perlatan listrik Rumah tangga. Peralatan listrik di Rumah tangga termasuk peralatan listrik yang sensitive terhadap naiknya arus listrik secara mendadak. Oleh sebab itu perlu di gunakan tipe sekering secara cepat memutus arus listrik yang naik secara tiba-tiba.

 

Perbandingan Slow Blow Fuse dengan Fast Blow Fuse

Dengan adanya perbandingan dari masing-masing sekering tipe slow blow dengan fast blow bukanlah mencari mana yang baik dan mana yang buruk, akan tetapi dengan adanya perbandingan ini adalah mengetahui karakteristik yang sesuai sehingga tidak salah dalam memilih atau mengganti tipe sekering tersebut.

Berikut ini perbandingannya

Gbr. Perbandingan Fuse

Referensi

  • IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) 315-1975 (Reaffirmed 1993) - Graphic Symbols for Electrical and Electronics Diagrams
  • ANSI (American National Standards Institute) Y32.2-1975 (Reaffirmed 1989) - Graphic Symbols for Electrical and Electronics Diagrams
  • CSA (Canadian Standards Association) Z99-1975 - Graphic Symbols for Electrical and Electronics Diagrams
  • UL 198C - UL Standard for Safety High-Interrupting-Capacity Fuses, Current-Limiting Types
  • UL 198B - UL Standard for Safety Class H Fuses
  • UL 248B - UL Standard for Safety Low-Voltage Fuses
  • UL 198F - UL Standard for Safety Plug Fuses

Tag: info pendidikan

 
;
;

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer