Bagaiamana Caranya Mendapatkan Subsidi Listrik

Ditulis oleh Administrator2 pada Minggu, 30 April 2017 | Dilihat 9735 kali
Bagaiamana Caranya Mendapatkan Subsidi Listrik

 

Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan Subsidi Listrik?

Pada tahun 2017 pemerintah melakukan pemangkasan subsidi listrik secara bertahap, yang diberlakukan pada golongan tarif 900VA. Kenaikan ini di bagi menjadi 3 tahap; yaitu :

  • Tahap  1     :        January 2017
  • Tahap 2      :        Maret 2017
  • Tahap 3      :        Mei 2017

(Lihat selengkapnya pada artikel “Pengalihan Subsidi Listrik 900VA")

Hal ini diterapkan bedasarkan hasil studi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), yang dilakukan sejak 2010.

Dari hasil studi tersebut ditemukan bahwa 40% rumah tangga memiliki tingkat kesejahteraan terendah di Indonesia, dimana 4,1 juta pelanggan rumah tangga pelanggan listrik 900 VA, dan 14,7 juta pelanggan rumah tangga pelanggan listrik 450 VA berhak untuk mendapatkan subsidi listrik.

Bagaimana caranya rakyat yang termasuk dalam kategori berhak tersebut bisa mendapatkan subsidi listrik?

Pemerintah telah menyiapkan mekanisme khusus untuk mencegah masyarakat tidak mampu tidak memperoleh haknya akibat belum terdata. Ada tim khusus yang dibentuk dengan tugas menyeleksi masyarakat yang sebenarnya layak disubsidi, tapi belum menerima subsidi," kata Kepala Biro Komunikasi Kementerian ESDM, Sujatmiko, Senin (16/1/2017).


Mekanisme untuk bisa mendapatkan subsidi listrik

 

Gbr. Flow cara mendapatkan subsidi listrik

Masyarakat tidak mampu yang ingin mendapatkan haknya bisa melakukan pengaduan ke Kantor Desa/Kelurahan. Jika termasuk dalam kategori penerima subsidi listrik 900 VA namun belum menerima subsidi silakan melapor ke Kantor Desa/Kelurahan.

Berikut ini adalah beberapa persyaratan dokumen yang harus dibawa oleh warga miskin untuk mengajukan pengaduan ke Kantor Desa/Kelurahan, yaitu:

1. Salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Keterangan Domisili.

2. Salinan Kartu Keluarga (KK).

3. Salinan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau Kartu Perlindungan Sosial (KPS), bila ada.

4. Bukti pembayaran rekening listrik atau pembelian token listrik, bagi yang sudah menjadi konsumen PLN.

5. Bukti pembayaran rekening listrik atau bukti pembelian token listrik di alamat lama dan alamat baru, bila pindah alamat.

6. Surat keterangan dari RT/RW setempat, bila pindah alamat.

7. Surat pernyataan yang telah ditandatangani, bila pindah alamat.

8. Mengisi formulir pengaduan yang tersedia di Kantor Desa/Kelurahan, atau unduh formulir di subsidi.djk.esdm.go.id untuk diserahkan ke Kantor Desa/Kelurahan

9. Data tersebut akan diteruskan ke Kecamatan dan dimasukkan ke data pelanggan

10. Di posko pengaduan pusat akan dinilai apakah pelanggan tersebut berhak menerima subsidi listrik

Bila setelah semua tahapan dilakukan, pelanggan listrik akan mendapatkan struk/resi “Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin”.

 

Gbr. Resi subsidi listrik

Demikian informasi seputar mekanisme mendapatkan subsidi listrik. Silahkan teruskan informasi kepada yang membutuhkan.

*****

Rubrik Freezpage – InfoPromodiskon.com

Tag: info pendidikan

 
;
;

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer