Nafsu Belanja Produk Makanan Berlebihan? Ikuti 6 Tips Ini

Ditulis oleh Administrator2 pada Kamis, 15 Juni 2017 | Dilihat 1303 kali
Nafsu Belanja Produk Makanan Berlebihan? Ikuti 6 Tips Ini

 

Anda Pernah Mengalami Hal Ini?

Belanja bulanan atau untuk persiapan hari raya menjadi hal yang dilakukan oleh banyak kalangan. Banyak keperluan yang dirasa perlu untuk dibeli saat kita tiba di pusat perbelanjaan.

Sebagian dari kita mungkin tentunya akan membeli barang-barang pokok yang menjadi kebutuhan sehari-hari. Ada juga hanya sekadar membeli barang yang tidak termasuk dalam kebutuhan utama. Di antara barang tersebut, produk yang paling sering dibeli adalah bahan makanan.

Mungkin kita pernah mengalami situasi ini :

  • Ingin membeli produk konsumsi yang sebetulnya tidak diperlukan hanya karena terasa lapar ingin menikmati produk makanan tersebut.
  • Melihat ada promo atau potongan harga terhadap produk tersebut, sehingga hasrat kita untuk membelinya muncul.

Kebiasaan seperti ini tentu saja dapat berakibat buruk, terutama pada urusan keuangan. Oleh karena itu, ada baiknya kita bisa selektif dalam berbelanja. Apa ada tipsnya? Tentu, yuk, simak ulasannya!

Buat Daftar Belanja Prioritas

Membuat daftar barang yang akan kita beli memang terlihat sepele. Akan tetapi, daftar belanja ini dapat membuat anda terfokus pada barang-barang yang paling dibutuhkan atau dalam kata lain sebagai kebutuhan prioritas utama.

Tidak ada salahnya, jika anda memiliki sebuah keinginan terhadap suatu produk. Namun, sebaiknya anda fokus pada kebutuhan utama anda, seperti makanan pokok.

Sebelum berbelanja, buatlah daftar belanja di secarik kertas atau di notes smartphone-mu. Urutkan daftar belanjaan sesuai prioritas kebutuhan produk makanan dalam rumah tangga anda, agar anda bisa menahan nafsu dalam berbelanja produk makanan lainnya.

Selain itu, dengan adanya daftar belanja anda dapat menghindarkan diri anda untuk membeli barang yang masih ada stoknya di rumah.

 

Barangnya Dibayar Tunai

Selanjutnya, yang dapat dilakukan untuk mengatasi nafsu belanja yang berlebihan adalah dengan membawa uang tunai saat anda bertransaksi. Kenapa harus uang tunai?

Sebab, saat anda membayar barang belanjaan dengan menggunakan uang tunai, anda akan lebih mudah mengontrol barang belanjaan anda dan akan berimbas pada penghematan keuangan.

Apa bedanya belanja dengan menggunakan kartu kredit? Saat anda menggunakan kartu kredit dalam bertransaksi, anda lebih sulit untuk mengontrol pengeluaran dalam berbelanja produk makanan. Akhirnya, anda akan berlebihan dalam membelanjakan uang anda untuk produk makanan yang ada di swalayan.

 

Makan Dulu Ya

Mulai sekarang, sebaiknya hindari berbelanja sebelum makan atau saat perut anda kosong. Sebuah penelitian menunjukkan, orang yang belanja saat kelaparan cenderung akan memilih makanan yang tidak sehat dan berlebihan.

Riset tersebut dilakukan oleh University of Minnesota's Carlson School of Management. Hasil dari studi yang dipimpin Alison Jing Xu tersebut terungkap jika rasa lapar mengaktifkan konsep akuisisi. Artinya, pergi ke pasar atau swalayan dengan perut kosong akan mendorong anda belanja produk makanan atau bahan masakan secara berlebihan .

Penelitian ini dilakukan pada sejumlah koresponden yang diminta untuk tidak makan setidaknya empat jam sebelum studi. Namun ada sebagian dari mereka yang diminta untuk melakukan mencoba kue dengan mata tertutup. Hasilnya sebanyak 70% dari peserta studi yang lapar mengambil barang-barang lebih banyak dari pada mereka yang sudah makan kue.

Selain itu, para peneliti dari Cornell University di Ithaca, New York, melakukan penelitian di laboratorium dan lapangan untuk mengetahui pengaruh kelaparan dan jenis pilihan makanannya. Alhasil, 82 orang di supermarket yang berbelanja di jam 13.00 16.00, yakni setelah jam makan siang, membeli produk dengan jumlah kalori yang lebih sedikit dibandingkan orang yang belanja di jam 16.00 19.00 saat anda merasa lapar.

Selektif Dengan Promo

Diskon? Promo? Ya, hampir setiap hari kita dibanjiri dengan promo diskon baik di mall, supermarket, swalayan, maupun di toko online. Banyak orang yang biasanya tertarik dengan promo yang diberikan oleh penyedia layanan terutama berupa produk bahan makanan. Bahkan beberapa di antara mereka langsung membelinya tanpa memerhatikan berapa jumlah yang mereka beli.

Namun, sebaiknya anda perlu untuk lebih selektif dalam memilih promo tersebut. Kok? Sebab, semakin banyak promo produk makanan yang ditawarkan, maka akan semakin meningkat pengeluaran kita. Akhirnya, jika tidak pandai mengatur keuangan yang niatnya mau untung malah buntung.

Pakai Troli, Jangan Keranjang

Sylvan N.Goldman dari Oklahoma City, Amerika Serikat adalah penemu dan yang pertama kali memperkenalkan troli belanja pada tahun 1934. Goldman awalnya adalah pemilik dua toko swalayan kecil di kotanya. Goldman membeli jaringan supermarket Piggly Wiggly.

Keranjang saja, kan lebih kecil tempatnya. Banyak orang yang berpikir bahwa berbelanja dengan keranjang bisa menjadi solusi untuk menghemat barang belanjaan. Namun, berdasarkan penelitian Journal of Marketing, menggunakan keranjang justru berpotensi besar dalam pemilihan makanan yang tidak sehat.

Bisa jadi, saat anda membawa keranjang, anda akan memilih makanan kemasan yang tidak sehat agar keranjang tidak berat. Jadi ada baiknya saat berbelanja, gunakanlah troli agar anda dapat menurunkan nafsu untuk belanja makanan berlebih.

Nikmati Alunan Nada Musik

Cara terakhir ialah dengan mendengarkan musik saat anda berbelanja. Penelitian di University of Gothenburg menunjukkan, mendengarkan lagu favorit setiap hari bisa membuat kondisi psikologis menjadi jauh lebih baik. Uniknya lagi, menurut penelitian yang terdapat di jurnal Depression and Anxiety ini, terapi musik memiliki efek menenangkan.

Secara otomatis, hal ini dapat mengatasi nafsu belanja berlebihan anda saat di swalayan. Selain itu, berdasarkan studi Ronald Milan dalam Journal of Marketing dengan mendengarkan musik terutama musik jazz ketika berbelanja di supermaket, anda dapat mengontrol keinginan untuk belanja di luar kebutuhan.

*****

Rubrik Freezpage InfoPromoDiskon.com

 
;
;

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer