Belanja Murah? Private Label Aja

Ditulis oleh Administrator2 pada Minggu, 23 Juli 2017 | Dilihat 2306 kali
Belanja Murah? Private Label Aja

 

Belanja? Ya, sebuah kata yang mungkin tidak asing bagi kita saat mendengarnya. Belanja merupakan suatu aktivitas rutin yang dilakukan semua orang, termasuk anda, untuk memenuhi kebutuhan hariannya baik dalam bentuk belanja harian, mingguan, maupun bulanan.

Keperluan rumah tangga merupakan suatu hal yang wajib untuk dipenuhi. Biasanya, ibu adalah orang yang bertugas untuk berbelanja bulanan sebab ibu lebih mengetahui kebutuhan di dalam rumah tangga.

Pengeluaran untuk belanja minimal menghabiskan 35%-40% dari total penghasilan bulanan. Jadi, belanja bulanan merupakan salah satu sumber pengeluaran terbesar dalam rumah tangga.

Wajar, jika ibu-ibu saat ingin berbelanja berpikir, “Ada promo gak ya?”, “Apa ada diskon?”, “Wah, murah nih dari merk lain”. Tentu pilihan yang masuk akal, sebab mereka ingin mengatur pengeluaran keuangan dengan baik. Umumnya, bahan-bahan yang dicari adalah yang paling murah dan kualitasnya tidak buruk.

Tapi apa barang ada seperti itu? Tentu ada. Buat anda yang sering belanja di supermarket, pasti anda pernah melihat barang dengan private label. Apa itu private label? Simak penjelasan di bawah ini.

Apa Itu Private Label?

Indomaret, Alfamart, Carrefour, suatu swalayan yang pasti keberadaannya tidak asing bagi anda, terutama yang tinggal di daerah perkotaan. Toko-toko ini biasanya terletak di dekat rumah, mudah dijangkau, dan keberadaannya sangat membantu siapapun terutama ibu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan bulanan.

Disinilah anda akan menemukan produk dengan private label. Private Label atau biasanya disebut dengan store brand, private brand, own label, atau house brand adalah produk-produk tertentu yang merek dagangnya sama dengan nama swalayan penjualnya karena disuplai oleh toko swalayan itu sendiri.

Private label diperkenalkan di Indonesia pertama kali oleh jaringan peritel Hero dengan merek Hero Save, Nature Choice, dan Relliance. Ada pula peritel Makro dengan merek Aro, Giant dengan merek Giant dan First Choice, Carrefour dengan merek Carrefour dan PM (Paling Murah), Yogya dengan merek YOA, Indomaret, Hypermart, dan Alfamart.

Sebagai contoh, misalnya anda masuk ke sebuah toko seperti Indomaret, Hypermart, dan Alfamart, maka anda bisa dengan mudah menemukan makanan ringan dengan merek ketiga swalayan tersebut. Hanya makanan? Tentu tidak, selain makanan, juga terdapat minuman, gula pasir, tisu pembersih, beras, minyak goreng, kecap, roti tawar, handuk, dan produk lainnya.

Apa Buktinya Bahwa Harga Produk Tersebut Lebih Murah?

                           Contoh Private Label Alfamart & Indomaret

Mari kita cek gambar di atas. Berdasarkan brosur yang ada, bisa kita lihat bahwa harga private label memang lumayan murah untuk dibeli, terlebih ada promo potongan harga dan bonus-bonus produk yang diberikan oleh swalayan tersebut.

Terlebih, kategori di atas adalah barang-barang yang sering kita beli dan menjadi kebutuhan sehari-hari, tentu promo potongan harga tersebut sangat membantu. Perbedaan harga yang ada akan lebih terasa saat anda berbelanja dengan frekuensi pembelian yang rutin dan dalam skala besar.

“Tapi, apa kualitasnya menjamin?” Inilah hal yang paling dikhawatirkan oleh konsumen menegenai produk private label. Asumsi konsumen selama ini ialah, harga murah, maka kualitas produk pasti jelek. Ditambah lagi produk private label jarang diiklankan di media massa seperti produk pada umumnya.

Cara paling efektif untuk mengetahui kualitas produk private label adalah dengan membeli dan memakainya. Nantinya, anda akan mengetahui bagaimana antara harga dan kualitas dari produk tersebut.

Namun, dengan keberadaan produk private label yang semakin berkembang, itu membuktikan bahwa minat masyarakat terhadap produk private label semakin meningkat dan mengindikasikan bahwa kualitas dari produk itu terjamin.

Apa Bedanya Dengan Produk Lain?

Terlintas pertanyaan di benak kita, apa yang membedakan produk biasa dan produk private label?

Perbedaan yang signifikan dengan produk merek lain adalah private label hanya dipasarkan di dalam toko yang bersangkutan saja. Hampir tidak ada aktivitas iklan di luar toko, misalnya iklan di televisi, media cetak, atau media promosi lainnya, kecuali promosi di dalam toko penjual tersebut baik melalui layar monitor maupun menempel di pintu toko.

Seperti yang kita tahu, kegiatan iklan di media cetak maupun elektronik membutuhkan pengeluaran yang sangat besar dalam komponen biaya. Dengan beriklan yang sangat terbatas maupun tidak beriklan, produk private label bisa menghemat biaya tersebut, hingga akhirnya bisa menjual produk dengan promo harga lebih murah.

Selain itu, perbedaan lainnya terletak pada merk yang ditampilkan. Produk-produk dengan private label diposisikan sebagai produk yang terjamin mutunya dengan harga terjangkau serta dikemas dalam kemasan yang menarik dan berbeda dari produk biasanya.

Sebagai produk yang menjadi substitusi bagi produk-produk manufacurer’s brand, produk private brand memberikan banyak manfaat baik bagi retailer maupun bagi konsumen.

Bagi retailer, adanya private label merupakan bentuk strategi dalam membantu meningkatkan penjualan dan bagi konsumen, produk private label juga memberikan manfaat berupa banyaknya pilihan produk dengan harga yang lebih rendah.

Jadi, hal yang membuat biaya belanja anda kadang membengkak dikarenakan anda kurang selektif dalam berbelanja. Sebaiknya, anda harus lebih teliti dalam melihat barang maupun produk yang sedang promo, sehingga dapat menghemat pengeluaran bulanjan anda. Selamat berbelanja dengan produk dari private label.

 
;
;

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer